A. HEURMENEUTIKA
Akar kata "Hermeneutik" dalam fi'il Yunani "hermeneuein" bermakna menakwilkan (menafsirkan) dan dalam bentuk nomina "Hermeneid" bermaka takwil (tafsir).
Dalam karya Aristoteles dijumpai kata “Peri hermeneids” yang menyangkut pembahasan proposisi – proposisi dan kemudian dihubungkan dengan takwil.
Kata ini dalam bentuk isim juga dijumpai dalam Teodhisi Udipus di Kulunus dan juga dalam karya – karya Plato.
Kedua kata "Hermeneuein" dan "Hermeneid" ini di nisbahkan pada Tuhan pembawa pesan Yunani bernama "Hermes" dan secara lahiriah kata tersebut diambil darinya, dan mungkin juga sebaliknya.
Nama Hermes berhubungan dengan tugas mengganti apa yang di atas pemahaman manusia ke dalam suatu bentuk di mana pikiran dan akal manusia dapat memahaminya.
» Read More...
