Mengapa negara maju bisa Maju dan Indonesia tetap Terbelakang?”
1.Perbedaan antara Negara Berkembang/Miskin dengan Negara Maju/Kaya bukan karena umurnya. Buktinya, Mesir dan India berumur lebih dari 2000 tahun, sedangkan Astralia, Singapura, Kanada dan New Zealand baru berumur kurang dari 150 tahun, tetapi jauh lebih maju.
2.Ketersediaan Sumber Daya Alam juga tidak menjamin sebuah negara menjadi maju atau tetap miskin, contohnya, Jepang adalah negara yang kecil ukuran daratannya, serta terbatas sumber daya alamnya, namun bisa menjadi raksasa Ekonomi Dunia, dengan cara mengimpor bahan2 baku dari negara2 berkembang, den mengekspor produk2 jadi ke L.N.
» Read More...
PEMULIHAN YANG TAK KUNJUNG DATANG
Tadinya rupiah akan menguat kalau Pak Harto mundur dari jabatannya sebagai Presiden. Tetapi ternyata kurs rupiah masih terus bertengger di atas Rp.10.000 per dolar AS, bahkan sempat melemah dibandingkan hari-hari terakhir pemerintahan Soeharto. Padahal hampir semua orang percaya bahwa kemerosotan nilai tukar rupiah selama awal tahun 1998 lebih disebabkan oleh faktor-faktor nonekonomi, terutama faktor politik, yang sumber utamanya adalah Presiden Soeharto. Dalam kaitan ini, beberapa pengamat mengekspresikannya: Soeharto bukan lagi sebagai bagian dari penyelesaian melainkan telah menjadi sumber persoalan
» Read More...
Pada periode tahun 1950-1955 bantuan bilateral mengalami kelambatan lonjakan. Namun, pada tahun 1960-an, skala operasionalnya melonjak drastis. Setelah tahun-tahun tersebut, kenaikan dana bisnis bantuan menjadi tiga kali lipat lebih besar dibandingkan dengan OECD, OPEC, dan Uni Soviet.
Bisnis bantuan selain ingin dianggap sebagai sebuah keberhasilan, juga ingin disamakan dengan moral kebaikan. Sebagaimana menurut pengamatan Lord Bauer: "Negara-negara pemberi dana tertinggi dari pendapatan nasionalnya bisa dianggap sebagai negara yang memiliki kinerja baik dibanding yang memberikan presentase rendah". Atau istilahnya dianggap sebagai "Sapi Suci" tunggangan Dewa Syiwa yang tidak pernah boleh dibinasakan.
» Read More...