Halaman

GAMBARAN PERILAKU PEROKOK REMAJA PUTERI

Banyak pengetahuan tentang bahaya merokok dan kerugian yang ditimbulkan oleh tingkah laku merokok, namun tingkah laku ini tetap saja di lakukan. Lebih–lebih yang paling memprihatinkan adalah tingkah laku merokok tersebut dilakukan oleh anak remaja putri (pra-pubertas) yang harusnya belum boleh mengkonsumsi dan menggunakan rokok. Apakah hal ini dikarenakan begitu besarnya pengaruh akibat positif yang di dapat dari tingkah laku merokok, sehingga para anak pra-pubertas tertarik untuk mengonsumsi dan menggunakan rokok sehinga menjadi perokok anak.

Rokok adalah salah satu produk terlaris di dunia. Rokok memiliki sangat banyak pembeli yang loyal serta memiliki arus perdagangan yang berkembang pesat. Rokok juga satu-satunya produk (legal) yang bila di gunakan sesuai dengan tujuanya akan membuat kebanyakan pemakainya kecanduan. Hasil penelitian di berbagai daerah menunjukkan bahwa jumlah perokok pria di Indonesia 18,8%-54%.

» Read More...

EKSISTENSI DAN KONSISTENSI PENGUSAHA BANDENG ASAP KOTA SIDOARJO

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sektor industri Pariwisata merupakan sektor penting dalam upaya penerimaan Pendapatan Asli Daerah yang cukup potensial. Pariwisata adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata, termasuk pengusahaan objek dan daya tarik wisata serta usaha yang terkait dengan bidang tersebut. Berbicara tentang pariwisata di dalamnya tercakup berbagai upaya pemberdayaan, usaha pariwisata, objek dan daya tarik wisata serta berbagai kegiatan dan jenis usaha pariwisata termasuk makanan khas kuliner. Smith (1989, dalam Wardiyanta, 2006) menyatakan bahwa secara substansi pariwisata merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat, yaitu berkaitan dengan cara penggunaan waktu senggang yang dimiliki sesorang. Pariwisata dapat disoroti dari berbagai sudut pandang karena kekompleksitasannya. Kompleksitas yang terkandung dalam pariwisata misalnya pariwisata sebagai pengalaman manusia, pariwisata sebagai perilaku sosial, pariwisata sebagai fenomena geografik, pariwsata sebagai sumber daya, pariwisata sebagai bisnis, dan pariwisata sebagai industri.



Pariwisata memiliki beragam bentuk dan jenis, seperti pariwisata alam, budaya, konvensi, pariwisata minat khusus, dan belanja. Pariwisata telah menjadi industri yang mampu mendatangkan devisa negara dan penerimaan asli daerah yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat dalam berbagai sektor ekonomi. Kota sebagai produk wisata, yang dalam hal ini bidang kebudayaan memiliki potensi (a) daya tarik kota yang dapat ditawarkan, (b) pengadaan fasilitas pariwisata kota milik publik, yang mencakup akomodasi, usaha makanan, hiburan dan rekreasi, (c) kemudahan mencapai tujuan wisata dari wilayah lain di luar kota.

» Read More...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari

Adsense Indonesia
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Statistik

Adsense Indonesia