Halaman

Mendidik Pemilih Untuk Perubahan

Praktik korupsi saat ini bukan  menjadi rahasia umum lagi, bahkan hampir dipastikan kita pernah melihat dan merasakan praktik korupsi dalam skala apapun. dampak buruk dari praktik korupsi pun pernah kita alami. ketika kita berkunjung ke kantor-kantor pemerintahan misalnya, tidak diragukan di sana ada banyak  birokrat pemalas dan bermental ndoro yang memberi pelayanan kurang bahkan mungkin tidak bermutu.


Anda merasa gusar ? kegusaran dan kemarahan menjadi percuma bila hanya sebatas di mulut tanpa disertai dengan tindakan berani dan berakal sehat. memutus rantai ketidakjujuran tak cukup berbekal gerutuan, amarah dan doa belaka tanpa upaya serius dan dilakukan terus-menerus tanpa lelah. Pemilihan Umum atau PEMILU merupakan instrumen yang penting dalam rangka memutus rantai itu. Karena bagaimanapun carut marut kondisi negeri ini berhulu pada siapa sang pemimpin negeri, apakah ia seorang negarawan yang jujur dan amanah, ataukah seorang pemimpin yang serakah nan lalim.


Pemilu diselenggarakan rutin lima tahun sekali. selain memilih Presiden dan wakil presiden, pemilu dilakukan untuk memilih anggota DPR, DPRD, Bupati serta Walikota. bahkan Kepala Desa pun juga dipilih sera langsung oleh masyarakat desa. 

Pemilu yang berlangsung saat ini selain memiliki efek positif juga memiliki efek negatif atau kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, masyarakat atau rakyat dapat memilih atau memberi suara secara langsung sehingga partisipasi rakyat dalam hal menjalankan demokrasi ini dapat langsung terlihat. sedangkan kekurangannya adalah terlalu mahalnya biaya untuk penyelenggaraan Pemilu. 

Oleh karena itu, sangat disayangkan jika hal tersebut tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat, KPU sebagai penyelenggara Pemilu, dan Pemerintah yang mendukung pekerjaan KPU.
Serta peran partai politik pun tidak bisa diabaikan sebagai salah satu lembaga yang diberi mandat oleh UU untuk mengusung calon    dalam setiap perhelatan Pemilu. Jika tidak benar-benar dilakukan dengan semangat dan idealisme kuat, ada kekhawatiran bahwa yang akan dilahirkan adalah pemimpin yang tidak bertanggung jawab dan korup.

Dan saat ini sudah banyak pemimpin yang terjerat korupsi bahkan di daerah. hal tersebut menunjukkan bahwa perlu secara baik dan kerja luar biasa untuk mendapatkan pemimpin yang baik dan jujur melalui pemilu. Dimana diharapkan pemimpin yang adil dan bijaksana terbut dapat membuat kebijakan yang dapat menyejahterakan rakyatnya.
Sumber : kesekolah.com

Oleh karena itu harus dilakukan gerakan memusatkan perhatian pada pendidikan pemilih untuk membangun kelompok-kelompok warga partisipatif dan berani melakukan kontrol sosial. Kelompok tersebutlah yang berfungsi menjaga Pemilu sehingga dapat dijamin tingkat kejujuran dan integritasnya. pendidikan pemilih ini merupakan salah satu bentuk pendidikan politik ang memperkuat demokrasi di tingkat lokal. Sehingga kita harus melakukan penguatan akar kepada masyarakat melalui program pendidikan pemilih yang menitikberatkan pada kearifan kelompok untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai perlunya program tersebut.

Beberapa kegiatan dalam program pendidikan pemilih yang dilaksanakan pada prinsipnya bertumpu pada kesadaran kolektif warga untuk berpartisipasi baik dalam hal memberikan suaranya (memilih) maupun melakukan pemantauan terhadap potensi kecurangan yang akan muncul dalam setiap tahapan kegiatan Pemilu. dalam hal-hal seperti inilahwarga menginginkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk contoh-contoh praktik dalam melakukan pemantauan Pemilu. dengan melakukan pelatihan pelatihan Ke-Pemilu-an dan pengelolaan jaringan dimulai dari Kelurahan-kelurahan. yang selanjutnya mereka akan didorong menjadi aktor-aktor yang mengorganisasi warga sekitarnya untuk membentuk forum-forum warga. Yang diharapkan dari forum tersebut, akan muncul tokoh-tokoh yang sangat aktif dan kritis yang kemudaian dapat melakukan pemantauan kinerja penyelenggaraan Pemilu.  


Sumber :

Foundation, The Asia. 2013.Tolak Uangnya Pilih yang Jujur. Malang : Malang Corruption Watch.

0 CommentS:

Poskan Komentar

Terima kasih atas Komentarnya ya..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cari

Memuat...
Diberdayakan oleh Blogger.

Twitter

Pengikut

Statistik